Bolakuonline.com
Berita Olahraga Terupdate Hari Ini

Kompak, Liverpool-MU akan Bikin Format Baru di Liga Inggris

0 77

Bolakuonline.com, Kompak, Liverpool-MU akan Bikin Format Baru di Liga Inggris – Liverpool dan Manchester United kali ini kompak. Kedua musuh bebuyutan itu sama-sama sepakat meminta Liga Inggris dirombak dengan format baru. Seperti apa?

Sejak Liga Inggris berformat Premier League pada 1992, kompetisi ini baru sekali mengalami perubahan format. Dari awalnya diikuti 22 klub selama 42 pekan, Premier League lantas berubah format untuk pertama kali pada 1995 dan bertahan hingga sekarang.

Saat itu jumlah klub peserta dipangkas menjadi 20. Nah setelah 25 tahun bergulir dengan format yang sama, termasuk adanya tiga tim degradasi, ada kemungkinan Premier League berubah format dalam waktu dekat.

Sebab, Liverpool dan Manchester United, menginisiasikan program bernama Project Big Picture. Program ini bertujuan untuk menyatukan lagi klub-klub Premier League dan English Football League (EFL) yang menaungi tiga divisi di bawah, yakni Championship, League One, serta League Two.

READ  Unai Emery's Arsenal staff: Meet coaches set to bring new era to Emirates

Rencana ini akan dimulai dengan adanya dana subsidi 250 juta paun atau sekitar Rp 4,8 triliun kepada seluruh klub di tiga divisi non-Premier League. Ini berkaitan dengan kesulitan keuangan yang dialami klub-klub itu karena pandemi virus corona.

Maka dari itu klub-klub Premier League merasa ingin membantu meringankan beban lebih dari 60 klub tersebut. Selain itu Premier League juga ingin membantu pengembangan sepakbola perempuan di Inggris.

Proyek ini rencananya akan dimulai pada musim 2022/2023 dan lebih dulu dilakukan voting oleh sejumlah tim langganan Premier League. Selain Liverpool dan MU, ada Arsenal, Chelsea, Manchester City, Tottenham Hotspur, Everton, Southampton, dan West Ham United yang memilki suara dominan.

Nantinya Premier League juga akan membuat format baru kompetisi, yakni diikuti 18 klub bukan 20 klub, seperti yang diminta oleh FIFA pada Juni 2006. Tim yang terdegradasi langsung ada dua klub terbawah dan satu sisanya akan mengikuti playoff bersama tim peringkat 3-5 di Championship.

READ  Spurs Diyakini Akan Bangkit bersama Mourinho

Piala Liga Inggris dan Community Shield nantinya akan dihapus demi memberikan waktu istirahat lebih banyak bagi klub. Selain itu jeda musim juga diperpanjang akan setiap klub bisa meraup untung dari sesi pramusim.

Yang paling penting adalah adanya subsidi tiket untuk suporter tim tandang, sehingga harga tiket menjadi tetap di kisaran 20 paun per laga. Tentunya jumlah suporter tim tamu akan dibatasi maksimal 8 persen dari kapasitas stadion.

Kabarnya ide ini sudah mendapat penolakan dari pimpinan Premier League serta pemerintah Inggris, dalam hal ini departemen Budaya, Media, dan Olahraga.

Premier League tentu paling keberatan karena mereka bisa kehilangan pemasukan sponsor dalam jumlah besar, jika ada format kompetisi baru seperti ini. Sebab dulu Premier League dibentuk karena klub-klub ingin mendapat untung lebih banyak.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More